Analisis Faktor yang Mendorong Implementasi Program SPP Gratis di TK Ar-Raudhah
Keywords:
Implementasi, SPP Gratis, Pendidikan Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini menganalisis faktor keberhasilan implementasi program Sumbangan pembinaan Pendidikan (SPP) gratis di TK Ar-Raudhah, Gampong Pusong Baru, Lhokseumawe, yang telah berjalan sejak tahun 2019. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mewawancarai kepala sekolah, guru, operator sekolah, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program tersebut didorong oleh tiga faktor utama: (1) tingginya kebutuhan akan akses pendidikan terjangkau di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian besar berprofesi nelayan; (2) adanya dukungan pendanaan yang signifikan dari Anggaran Dana Gampong (ADG) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP); dan (3) komitmen kuat dari berbagai pemangku kepentingan. Meskipun program ini efektif, penelitian menyarankan perluasan cakupan bantuan dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan dan keadilan akses pendidikan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan pendidikan inklusif di daerah dengan keragaman ekonomi.
Downloads
References
Aisyah, S., Adnan, M. F., & Mubarak, A. (2017). Evaluasi Implementasi Kebijakan Pendidikan Gratis Di Kabupaten Pasaman. JPSI. Journal of Public Sector Innovation, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.26740/jpsi.v2n1.p1-9
Barnawi, & Arifin. (2012). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. Ar-Ruzz Media.
Citra, D. E. (2017). Implementasi Program Pendidikan Gratis pada Jenjang Pendidikan Dasar Di Kota Bengkulu. Jurnal Manhaj, 5(2). https://doi.org/10.1161/.v5i2.749
D. Martha & D. Suryana. (2019). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan Inklusif Anak Usia Dini.
Hadisi, L. (2015). Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini. Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan.
Hainstock, E. G. (1999). Metode pengajaran Montessori untuk anak prasekolah. Pustaka Delaprasta.
Jones, T. H. (2017). Financial Management for Educational Institutions. Prentice Hall.
Karamoy, T. T., Rorong, A. J., & Kolondam, H. F. (2018). Implementasi Kebijakan Pendidikan Gratis 9 Tahun di Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Administrasi publik Universitas Sam Ratulangi Manado, 5(66).
M. Irsyad F, Teguh Y, & Tri Y. (2017). Implementasi Kebijakan Sekolah Swasta Gratis di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 5(1), 2021.
Menteri P dan K No. 079/1975 sarana Pendidikan. (1975).
Mustikawati, I. (2019). Analisis Implementasi Program Pendidikan Gratis di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ibad Ajung Jember. Jurnal Majalah Ilmiah DIAN ILMU, 19(1). https://doi.org/10.37849/midi.v19i1.165
Pedana, N. S. (2015). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap aksesibilitas memperoleh pendidikan untuk anak-anak di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 21(3), 279–298. https://doi.org/10.24832/jpnk.v21i3.191
Rahman, H. S. (2005). Pendidikan anak usia dini. Galah.
Ruhyana, N. F. (2018). Aksesibilitas Anak Mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Sumedang. Jurnal Ilmiah VISI PGTK PAUD dan Dikmas.
Sari, A. P., Mualif, A., & Mailani, I. (2023). Hubungan status sosial ekonomi orang tua dengan motivasi belajar siswa. Jom ftk uniks, 3(2), 325.
Uce, L. (ca. 2002). The Golden Age: Masa Efektif Merancang Kualitas Anak. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 11. (2003).
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Pasal 53 ayat (1). (2002).
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31 ayat (3) dan (4). (1945).
Downloads
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 Syakila Mahira, Rizka Amalia, Rizka Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






